5 Kerajinan Anak dari daun yang berjatuhan

5 Kerajinan Anak dari daun yang berjatuhan

Pernahkah Anda melihat kerajinan dari daun kering atau ranting pohon?

Pada dasarnya kerajinan tangan bisa dibuat dari bahan apapun, karena seni tidak pandang harga, seni adalah sesuatu yang murah tapi bisa dijadikan barang bernilai jual. Saat ini sudah banyak kerajinan kerajinan yang memanfaatkan barang barang yang ada disekeliling, selain bisa mengurangi sampah, kita juga bisa mendapatkan barang seni jika di daur ulang. Dan kali ini kami akan mengajak Anda dan si kecil bermain diluar dan berkreasi!

 

1. Membuat Terrarium lucu

Cobalah ajak anak Anda untuk keluar atau ke halaman rumah Anda lalu kumpulkan berbagai bahan seperti batu, tongkat, rumput, dan kulit kayu. Kemudian pilih vas bening atau mangkuk untuk wadah terarium. Cat tongkat dan batu dengan cat akrilik dan biarkan kering. Lapis batuan alami di bagian bawah wadah dan tutup dengan rumput yang telah anak Anda kumpulkan. Suruhlah anak Anda membuatnya sendiri dengan bahan-bahan alami dan potongan-potongan lain dari lingkungan sekitar rumah. Anda juga bisa menyuruh si kecil untuk menghias terrariumnya dengan mainan kecil miliknya. 

Photo by parents.com

 

2. Membuat mainan dari buah Pinus

Kerajinan landak lucu (atau hewan lainnya) dari buah pinus juga sangat mengasah kreatifitas buah hati. Pertama-tama kumpulkan buah pinus yang berjatuhan (biarkan si kecil melakukannya) Lalu siapkan material lainnya seperti kain flanel, cat, gunting, lem, manik-manik. Selanjutnya, potong kain flanel berbentuk lingkaran kecil sesuaikan dengan ukuran buah pinus yang diambil, kemudian guntinglah irisan 90 derajat-segitiga, dan kemudian tekuk dan berilah dua sisi potongan lem perekat untuk direkatkan menjadi bentuk kerucut dan tunggulah kering. Ketiga, Catlah buah pinus tadi menjadi warna warni dengan menggunakan cat apa saja yang Anda punya dan untuk membuat wajah hewannya, potong dua lingkaran kecil dari kain flanel dan tempelkan dengan lem untuk telinga. Akhiri dengan pom-pom hitam kecil untuk hidung dan manik-manik hitam kecil untuk mata. Terakhir, gabungkan kepala hewan yang tadi di buat dengan kain flanel ke ujung buah pinus. 

Photo by yunhee kim

 

 

3. Menghias Ranting pohon

Proyek seni ini sangat luar biasa karena Anda dapat menggunakan semua persediaan kerajinan tangan yang tersisa yang Anda miliki. Pilih cabang berukuran sedang untuk basis. Kemudian, mintalah anak-anak membungkusnya benang, pita, dan bahkan pembersih pipa di sekitar cabang. Lem pada pom-pom dan hiasan lain yang mereka pilih.

Photo by yunhee kim

 

 

4. Mencetak daun dengan cat 

Gunakan dedaunan sebagai prangko untuk membuat serbet yang dibuat anak-anak. Catlah daun yang baru jatuh dengan kuas busa dan cat kain, lalu tekan sisi yang dicat dari daun ke kain. Gunakan brayer karet (atau pin penggulung agar Anda tidak keberatan mengecatnya) untuk menekan kuat pada daun, lalu lepaskan daun dan ulangi. Biarkan kering dan cuci sesuai dengan petunjuk di kardus.
Photo by yunhee kim

5. Mencoba Kromatografi Daun

Selama Musim Semi dan Musim Panas, sebuah pohon menggunakan daunnya untuk mengubah sinar matahari menjadi energi untuk membantunya tumbuh. Proses fotosintesis ini dibantu oleh molekul klorofil, yang membuat daun menjadi hijau. Tetapi ketika suhu turun di musim gugur, klorofil terurai dan pigmen lainnya, yang bersembunyi di balik hijau, terungkap — merah terang, jeruk, dan kuning. Dengan alkohol dan filter kopi, Anda dapat membujuk molekul-molekul yang hidup keluar dari daun dan ke kertas untuk kesenangan menonton Anda; proses ini disebut kromatografi. Anda bisa mengajak buah hati Anda untuk mempraktikkan ini, dan membantunya belajar Sains dengan singkat.

Apa yang dibutuhkan : Daun, mangkuk atau guci kecil, penumbuk/sendok, alkohol, filter kopi putih

Apa yang harus dilakukan :
1. Kumpulkan berbagai macam daun. Bekerja dengan satu warna pada satu waktu, robek dan tempatkan ke dalam mangkuk kecil atau guci.

2. Hancurkan halus dengan bagian belakang sendok kayu (atau gunakan lesung dan alu jika Anda memilikinya). Tambahkan alkohol gosok hanya untuk menutupi. Letakkan mangkuk di atas loyang kaca; tambahkan beberapa inci air mendidih ke piring. Ulangi dengan lebih banyak daun dan mangkuk.

3. Potong filter kopi menjadi strip. Menggantungkan di atas sumpit atau pensil di atas mangkuk, membiarkan salah satu ujung mencelupkan ke dalam alkohol. Diamkan semalam di tempat gelap.

4. Di pagi hari, lihat pita warna pada strip filter, yang sekarang menunjukkan lapisan warna di setiap daun.
  • Oct 16, 2018
  • Category: Artikel
  • Comments: 0
Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published