Inspirasi Membuat Rumah Lebih Hemat Energi

Pada zaman sekarang, terutama di negara-negara tropis yang mendapatkan musim panas atau kemarau, penggunaan AC atau Air Conditioner sudah menjadi hal yang tidak asing lagi mengingat akhir-akhir ini cuaca sedang panas dalam derajat yang lumayan tinggi dan air laut menjadi pasang. Tapi, sadarkah Anda bahwa penggunaan AC dan alat elektronik justru menyebabkan suhu udara semakin meningkat. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Sebenarnya, langkah paling sederhana untuk mengurangi pemanasan global saat ini adalah berhenti menebang pohon secara serakah, tanamlah beberapa tumbuhan untuk menambah paru-paru dunia, kurangi pemakaian listrik secara cuma-cuma dan kurangi pemakaian AC; kulkas; juga efek rumah kaca.

Tetapi ada juga beberapa tips yang mungkin bisa menginspirasi Anda untuk menjadi penyelamat bumi kita dari kerusakan, dan masih banyak cara untuk membuat rumah kita menjadi hemat energi.

 

Penggunaan Kaca Solar Film

photo by google.com

Kaca solar film adalah lapisan hitam yang dapat mengurangi intensitas dan suhu panas matahari yang masuk ke ruangan. Dengan demikian, ruangan akan terasa lebih sejuk. Banyak yang sudah menggunakan kaca film seperti ini, terutama pada kaca mobil mereka, penggunaan kaca film pada kaca mobil akan membuat bagian dalam mobil tidak terlihat (gelap) tetapi jika melihat dari dalam keluar, tidak akan terlihat gelap. Sekarangpun sudah banyak yang menjual dan menawarkan kaca film seperti ini meski harganya sedikit mahal.

 

Penggunaan Panel Surya (Solar Cell)

photo by google.com

Sinar matahari adalah sumber energi yang tak akan pernah habis sampai kapan pun. Apalagi di daerah beriklim tropis, di mana matahari selalu bersinar sepanjang tahun. Jadi mengapa tidak memanfaatkannya. Hal itu dapat dilakukan dengan cara memasang solar cell (panel surya) di rumah untuk menghasilkan energi listrik panas matahari. Ini juga bisa menghemat energi karena listrik yang digunakan sehari-hari adalah hasil dari serapan cahaya matahari.

 

 

Langit-langit rumah yang tinggi

photo by casaindonesia.com

Langit-langit yang tinggi sangat membantu perputaran udara di dalam rumah. Tinggi double height ceiling biasanya berkisar tujuh hingga delapan meter. Sistem ini bisa digunakan untuk rumah satu lantai ataupun lebih. Aliran udara di rumah berplafon tinggi akan lebih lancar dan menyejukkan. Meski di luar panas, udara di dalam rumah akan tetap dingin meski tanpa AC. Dan ini akan membuat rumah Anda lebih hemat energi.

 

Adanya Jendela dan Ventilasi Udara

photo by tourscare.com

Banyaknya Jendela dan Ventilasi udara membuat sirkulasi udara di dalam rumah lebih lancar dan juga udara alami sangat menyegarkan tubuh. Anda bisa memasang banyak jendela, atau jendela jendela besar seukuran pintu, jendela model seperti ini sudah banyak di pakai di rumah-rumah besar. Ventilasi udara yang banyak akan sangat membantu meringankan pernafasan, tips ini sangat hemat energi. Anda tidak perlu menggunakan Kipas angin atau AC jika sirkulasi udara yang masuk kedalam rumah sudah cukup banyak.

 

Membuat Halaman Rumah menjadi Hijau

photo by google.com
Jika Anda menanam pohon di halaman rumah, pohon akan menaungi rumah Anda dari paparan sinar matahari, terutama pohon-pohon yang besar dan rindang. Tanaman di sekitar rumah akan melepaskan oksigen di siang hari, sehingga udara akan terasa lebih sejuk.

 

Adanya Kolam di Rumah

photo by google.com

Kolam renang mengambil area hampir sepertiga dari luas tanah, sehingga memberikan kontribusi cukup besar untuk sirkulasi udara. Dengan area yang terbuka dan berhimpitan langsung dengan rumah, warna biru air bisa dipergunakan sebagai pemandangan yang menenangkan, terutama jika terdapat balkon yang berhadapan langsung dengan kolam. Tambahkan vertical garden untuk memberikan kesan lebih dekat dengan alam.

 

  • Oct 15, 2018
  • Category: Artikel
  • Comments: 0
Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published