Tips menata rumah yang aman untuk si kecil

Penataan keselamatan di dalam rumah itu penting untuk sebagian orang, terutama untuk yang memiliki anak kecil di dalamnya.

Rumah pada dasarnya memilki fungsi untuk pelindung dikala hujan, dingin, panas, terik, dan menjadi tempat untuk beristirahat. Jaman sekarang rumah sudah menjadi prioritas banyak orang, disamping untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, tujuan utama orang bekerja dan mencari nafkah adalah untuk membeli rumah atau mendekor ulang rumah mereka. Tetapi, selain keindahan (estetika) rumah juga harus memiliki manfaat lainnya, yaitu kenyamanan penghuninya, keserasian warna dan barang, juga keamanan di setiap sudut rumahnya.

Inilah beberapa tips untuk membuat anak Anda berada dalam posisi aman dan terlindung saat berada didalam rumah.

 

1. Pastikan stop kontak anda tersembunyi

Tersembunyi disini maksudnya adalah tidak terjangkau oleh anak-anak dan tidak memunculkan rasa penasaran sang anak. Stop kontak sering kali terbuka (tidak bertutup) yang menampakkan kedua lubang coloknya, bila anda memiliki buah hati yang baru berusia beberapa bulan sampai 4 tahun kebawah, tentu ini bisa memicu rasa penasaran si buah hati. Tangan mungil mereka sering kali masuk dan mengubek-ubek apa yang ada/terlihat sehingga sangat berbahaya jika Anda menempatkan stop kontak dalam posisi rendah ysng terjangkau oleh anak Anda. Anda bisa membeli stop kontak bertutup atau Anda bisa memposisilkan stop kontak di tempat yang tidak terlihat langsung oleh mata, misalnya diatas Rak TV, diatas lemari, dibelakang kulkas, dibelakang pintu, dll.

 

2. Pilihlah barang yang aman untuk anak-anak

Contoh paling utama yang bisa kita ambil adalah Tangga. Jika rumah Anda bertingkat atau memiliki beberapa lantai, Anda harus memikirkan keselamatan anak anda dengan adanya tangga rumah. Kenapa? Banyak orang sering terjatuh dari tangga, terpeleset dan tersandung. Yang dapat Anda lakukan yaitu membuat tangga yang tidak licin, ujungnya pun tidak lancip, tidak ada ruang (bukan anak tangga satu-satu) sehingga anak Anda tidak akan menjeblos atau jatuh, pastikan tangga anda berada di dekat dinding dan memiliki pegangan, Anda juga bisa menambahkan karpet untuk mengurangi licin dan resiko terpeleset. 

 

3. Jangan meletakkan barang pecah belah di tempat yang terjangkau

Gunakanlah rak dari kayu yang menempel langsung pada dinding untuk menghindari goyangan atau rak jatuh saat anak Anda memegangnya, karena anak kecil biasanya suka menjadikan sesuatu sebagai pegangan saat berdiri atau saat bermain. Letakkan barang yang terbuat dari kaca atau beling di tempat tersembunyi, atau di tempat yang tidak dapat dijangkau anak Anda. Tapi ingat, bila anda menggunakan rak display yang tidak menempel pada dinding, hindarilah menaruh barang beling di tempat yang tinggi, karena bisa saja saat tergenggol oleh anak-anak nantinya akan jatuh dan tertimpa, itu sangat membahayakan buah hati Anda. Pilihlah rak dengan penutup sehingga anak anda tidak mudah mengambilnya dan juga membuat barang barang Anda aman.

 

4. Simpanlah barang-barang tajam kedalam laci

Pisau, Cutter, Gunting merupakan benda-benda yang sering kali tergeletak dimana-mana di dalam rumah. Jika Anda memiliki buah hati yang berusia dibawah 5 tahun, pastikan bahwa benda-benda tajam sudah aman di tempatnya. Apalagi dapur Anda! Pastikan segala macam pisau, gunting, dan lainnya telah tersimpan di dalam laci, atau di dalam rak pisau. Karena anak kecil biasanya selalu ingin tahu, maka dari itu usahakanlah untuk menjuhkan benda-benda berbahaya disekitarnya.

 

5. Hindari memajang barang berukuran mini/kecil

Nah, untuk Anda yang menyukai koleksi barang-barang mini alangkah lebih baik untuk tidak memajangnya dirumah. Karena anak-anak cenderung bisa memasukkan barang-barang berukuran mini kedalam mulutnya yang bisa tertelan. Apalagi jika barang tersebut mengandung zat berbahaya atau kotor. Sebaiknya hindari barang-barang berukuran kecil yang bisa dimasukkan kedalam mulut, pajanglah barang berukuran normal yang terbuat dari plastik agar tidak berbahaya saat dipegang anak-anak.

  • Oct 04, 2018
  • Category: Artikel
  • Comments: 0
Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published